SEKILAS INFO
: - Rabu, 16-06-2021
  • 1 tahun yang lalu /
SEJARAH BERDIRINYA PONDOK PESANTREN AL-MUSYARROFAH

Pondok pesantren Al-Musayrrofah berdiri pertama kali diperkirakan sekitar tahun 1833 M. oleh seorang Ulama yang shalih bernama Syaikh Tb. Abdullah Umar Syarifuddin yang nasabnya dari jalur ibu bersambung dengan syaikh Abdul Muhyi Pamijahan sampai ke Sunan Giri dan dari jalur Ayah bersambung dengan syaikh Manshuruddin Cikaduen sampa ke Sunan Gunung Djati, beliau dikenal sangat ‘alim dan luas ilmunya. Selain seorang Ulama Beliau juga dikenal sebagai pejuang yang membela agama dan tanah airnya dari rongrongan penjajah waktu itu, hal ini dibuktikan dengan perjuangan beliau dalam mendidik generasi bangsa agar tampil menjadi umat yang ter terbaik dalam segala bidang terutama dalam hal ilmu, amal dan ibadah.

Masyarakat sekitar daerah Ciwalen merasa senang memiliki Penuntun Agama yang mengajari mereka banyak hal, apalagi Syaikh Tb. Abdullah Umar Syarifuddin dikenal memiliki ilmu kanuragan yang luar biasa sakti. Seiring berjalannya waktu ternyata banyak yang mengetahui ke’aliman dan keulamaan Beliau, sehingga banyak orang berdatangan dari berbagai wilayah yang jauh untuk menimba ilmu dan belajar Agama kepada Beliau. Bahkan sampai waktu yang sangat lama mereka berkhidmat kepada Agama dan berguru kepada Beliau. Kemampuan sang Guru pergi santrinya senantiasa menyertai sepenuh hati.

Maka Beiluaupun  mendirikan sebuah lembaga pendidikan Islam pada waktu itu yaitu Pondok Pesantren yang terletak di wilayah Ciwalen kecamatan Warungkondang yang ektika itu menjadi daerah kekuasaan Kesultanan Cikundul Cianjur. Masa kepengurusan Beliau dalam mendirikan Pesantren ini sejaman dengan Sultan Cikundul yaitu Rd. Aria Wiratanu Datar IV atau yang dikenal dengan nama Raden Siti Boedar. Bahkan diakui bahwa tanah yang menjadi milik Pesantren merupakan Waqaf dari Sultan Cikundul tersebut sebagai penghormatan seoran pemimpin kepada Ulama.

Syaikh Tb. Abdullah Umar Syarifuddin memimpin Pesantren ini selama 21 tahun. Makamnya terletak di Bukit Gandaria yang sekarang berada di daerah Pasir Hayam. Konon ada cerita yang disampaikan oleh seorang Ulama K.H. Ahmad Syuja’I [Mama Ciharashas] beliau mendapat amanat dari Gurunya yaitu K.H. Ahmad Syatibi [Mama Gentur] bahwa siapapun orangnya Jika mesantren ke Cianjur, ia diwajibkan unutk Berziarah ke Makam Syaikh Tb. Abdullah Umar Syarifuddin sebelum pulang atau mukim ditempat lain, hal lain diyakinkan agar mendapat kebekahan dalam mendirikan Pesantren seperti Syaikh Tb. Abdullah Umar Syarifuddin ketika membuka Pesantren Pertama kali di Cianjur ini. Dalam silsilah nasab  Beliau merupakan putera seorang Ulama yaitu Syaikh Nurqadim yang dimakamkan di Sumur Bandung Cikiara Ciwalen. Nasab ini sambung menyambung ke para Ulama keturunan Banten.

1 komentar

Suharli, Rabu, 6 Jan 2021

Masya Allah,semoga besok anak saya mau di sana.
Dengan Nasab ke ilmuan saya sangat senang untuk menitipkan anak saya di Ponpes Al Musyarrofah, sesuai dengan ke inginan saya.

Balas

TINGGALKAN KOMENTAR

Pengumuman

Akreditasi KBIHU Al-Musyarrofah

Gebyar Idul Adha 1441 H

Kapan Mulai Pembelajaran Tahun 2020/2021 ?

Arsip